Busway
. Itu juga sebenarnya terpaksa.
sekitar 20 menit kemudian sudah sampai di senen, transit, dan 15 - 20 menit berikutnya sudah sampai di kampung melayu. Alhamdulillah nggak keringetan, nggak penat dan pusing karena polusi knalpot metromini yang biasanya harus gue alami, hehehehe.- Batasi kepemilikan kendaraan bermotor. Jangan sampai satu individu atau keluarga memiliki lebih dari satu.
- Pertinggi pajak kepemilikan kendaraan bermotor.
- Perketat seleksi polusi untuk kendaraan bermotor. Salah satu keluarga saya sudah ada yang menjadi warga negara Jerman. Beliau mengatakan pemeriksaan layak pakai kendaraan ini wajib dilakukan per tahun. Kalau tidak lolos kendaraan yang bersangkutan tidak boleh dipakai.
- Serahkan pengawasan operasionalnya kepada KPK. Maklum lah, berbanding lurus dengan adanya regulasi baru, maka tindakan penyelewengan di kalangan birokrat negeri juga hampir pasti terjadi. Dan sampai saat ini KPK menurut gue masih dapat dipercaya.
Nah kalau empat poin diatas sudah berjalan, maka step berikutnya adalah:
- Bangun infrastruktur Busway secara total.
- Lakukan migrasi semua angkutan ke busway secara maksimal. Mulai dari PPD, metromini, mikrolet, kopaja, dan semua angkutan yang beroperasi di DKI harus di migrasi ke Busway. Lalu awak angkutannya di kemanain ? Ya di upgrade menjadi personel Busway. Beri mereka pendidikan, naikkan derajat pemikiran dan kehidupannya. Susah ah kayaknya ? Ya memang untuk itu anda dibayar menjadi Gubernur DKI. Anda digaji mahal bukan untuk tidur di benteng yang besar. Tapi untuk bekerja membuat DKI menjadi lebih baik. Biayanya gimana ? Pemda DKI punya dana yang tidak terbatas, sayang kan kalo 14 milyar rupiah cuma untuk buat air mancur bunderan HI.
- Lihat lagi kata-kata total di poin pertama. Itu berarti jalur Busway sudah meng-cover seluruh jalur di DKI Jakarta dari tengah sampai ke pinggir. Dan jelas armada Transjakarta harus ditambah lagi secara maksimal. Dan disinilah gunanya seluruh awak angkutan lain yang di migrasi ke Busway. Busway dapat beroperasi selama 24 jam non-stop. Banyaknya awak angkutan yang di migrasi sangat memungkinkan untuk dibuat sistim shift. Atau kalau tidak mau beroperasi 24 jam, sistim shift bisa dilakukan secara harian. Sehari kerja sehari libur, enak kan
. - Nah yang paling penting, gaji mereka dengan mahal. Karena mereka berada di jasa pelayanan publik yang sangat vital. Gak usah takut mikirin gajinya darimana. Selain tadi udah disebut Pemda DKI punya dana yang tidak terbatas. Ini juga akan menjadi investasi yang sukses. Karena dengan infrastruktur Busway yang ‘menggurita’ dan sistim pelayanannya yang profesional. Orang Jakarta akan serempak meninggalkan mobilnya di garasi rumah masing-masing. Satu orang rela membayar Rp 3500, kalikan aja dengan frekuensi pemakai Busway. Ambil aja angka yang menurut anda dapat mewakili, nah itu baru pendapatan dalam satu hari.







. Juga ada lagi pendapat pribadi (atau profesional ya ?) dari
.
