EIGRP - 01
Materi kali ini akan membahas poin-poin:
- Konfigurasi dasar router
- Konfigurasi dynamic routing EIGRP
- Kustomisasi bandwidth interface serial 1/0 di R1
- Konfigurasi default gateway dengan command ip default-network
- Konfigurasi default gateway dengan command ip route
Dibawah ini adalah topologi yang akan diimplementasikan.
Konfigurasi dasar router:
R1:
conf t
hostname R1
int loopback 0
ip address 172.30.0.1 255.255.255.0
no shut
exit
int loopback 1
ip address 172.30.1.1 255.255.255.0
no shut
exit
int s1/0
ip address 10.1.34.1 255.255.255.0
no shut
int s1/1
ip address 10.1.24.1 255.255.255.0
no shut
R2:
conf t
hostname R2
int s1/0
ip address 10.1.34.2 255.255.255.0
no shut
int s1/2
ip address 10.1.2.2 255.255.255.0
no shut
R3:
conf t
hostname R3
int s1/1
ip address 10.1.24.3 255.255.255.0
no shut
int s1/2
ip address 10.1.2.3 255.255.255.0
no shut
Konfigurasi dynamic routing EIGRP:
R1:
conf t
router eigrp 1
no auto-summary
network 172.30.0.0 0.0.0.255
network 10.0.0.0
R2:
conf t
router eigrp 1
no auto-summary
network 10.1.34.0 0.0.0.255
network 10.1.2.0 0.0.0.255
R3:
conf t
router eigrp 1
no auto-summary
network 10.1.24.3 0.0.0.0
network 10.1.2.0 0.0.0.255
Routing EIGRP 1 pada ketiga router sudah berjalan. Tes ping dari R1 ke int s1/2 di R2 dan ke int s1/2 di R3 sukses !
Pada saat ini R1 akan mempunyai dua jalur terdekat untuk menuju network 10.1.2.0/24 yaitu melalui 10.1.34.2 di Serial1/0 dan melalui 10.1.24.3 di Serial1/1, dapat dilihat pada gambar dibawah.
Hal ini disebabkan bandwidth yang dimiliki kedua link sama besar, yaitu 1,544 Mbps. Hal ini bisa dilihat pada command ‘sh int s1/0’ dan ‘sh int s1/1’ di R1. Seperti gambar dibawah.
Kustomisasi bandwidth pada interface Serial 1/0 di R1:
R1:
conf t
int s1/0
bandwidth 1000
Hasilnya int s1/0 di R1 akan memiliki bandwidth 1,0 Mbps.
Sekarang, routing menuju network 10.1.2.0/24 dari R1 akan memilih jalur 10.1.24.3 di Serial1/1 karena bandwidth yang lebih tinggi. Hasilnya dapat dilihat dengan command ‘sh ip route’ di R1.
Sesuai dengan topologi network diawal pembahasan, implementasi ini akan me-misalkan ip loopback 0 sebagai default gateway menuju jalur public/ internet cloud.
Konfigurasi default gateway dengan ip default-network:
R1:
conf t
ip default-network 172.30.0.0
Default gateway dapat dilihat dengan command ‘sh ip route’ di masing-masing router.
Konfigurasi default gateway dengan command ‘sh ip route’ (sebelumnya remove dulu ip default-network)
R1:
conf t
no ip default-network 172.30.0.0
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 lo0
router eigrp 1
network 0.0.0.0
Jika dilihat dengan ‘sh ip route’ pada tiap router, akan terlihat default gateway menuju 0.0.0.0/0 melalui interface Loopback 0. Dapat dilihat pada gambar-gambar dibawah.

