Living On A Project
Gak terasa 6 bulan lebih gue dihire sebagai cisco network engineer di company yang sekarang. Company gue ini bukan partner cisco tapi sempet dapet proyek pembangunan data center yang melibatkan,…hmmmf….heavy stuff from cisco
. 1 unit Cisco Router 3845, 1 unit Cisco Catalyst 6509, 6 unit Cisco Catalyst 4507. Ada proses mutual simbiosis antara kantor gue yang perlu seorang cisco network engineer, dan ada gue yang perlu ruang untuk implementasi cisco enterprise network, more specific to routing and switching.
Alhamdulillah proyek berhasil gue deliver dengan baik. Customer puas, project manager gue puas, jajaran direksi di kantor juga puas (katanya sih…abis gak ada yang ngomong langsung ke gue
). Gue seneng punya pengalaman berharga dalam mengimplementasi cisco routing and switching.
Tentu gue gak sendirian. Gue nyemplung di proyek ini bersama satu tim yang solid. Di tim ini gue ketemu my fellow network engineer, my fellow supervisor officer, my fellow project manager, my fellow hardware guys, and my fellow admin. Tim ini berjibaku siang-malam untuk mengejar tight schedule yang harus diselesaikan. Selama Living On A Project, terasa banget hubungan person to person kita semua makin erat. Mulai dari meeting, implementasi, meeting lagi, implementasi, nunggu heavy stuff cisco datang, meeting lagee…cappee dehhh…hehehehe…sampai maintenance dan tes-tes jaringan
. Its fun, I enjoy every minute of it.
Sekarang, masa kebersamaan itu akan berakhir. Gue dapet tawaran dari satu company yang bisa membuat gue terpesialisasikan sebagai cisco network engineer (you know what I mean guys
). Campur aduk lah perasaan gue. Gue seneng ketemu tim yang kompak, saling back-up di lapangan, punya hobi yang sama, bahkan kita semua juga sepakat untuk membuka jalur packet komunikasi kita secara broadcast, multicast, ataupun unicast. Tapi jelas ada rasa sedih, walaupun gue melangkah untuk kebaikan.
Terlalu banyak sweet memories yang gak gue tulis disini. Kata-kata sangat terbatas buat gambarin itu. Tapi routing protocol yang udah terkoneksi dihati kita semua selama proyek kemarin bakal terus merefresh sweet memories itu dalam susunan routing table yang sistematis. Packet-packet yang terbungkus rapi dengan IPSec tersalur dengan baik melalui penerapan site to site VPN, ditambah lagi variasi GRE (Generic Routing Encapsulation) Tunnel yang kita implementasikan untuk mendukung traffic multicast. Sweet memories itu gak akan tertukar atau mengalami konflik karena sudah ter-subnet dan ter-vlan dengan rapih. See you guys, you’re always be my critical chapter of my network engineer path. “Team…Need Backup…Go…Go…Go…Enemy Down…We’re Win….!”
Hint: point your mouse at the picture to see who’s there with Right to Left order
